Friday, May 27, 2011

Data EXIF

EXIF adalah singkatan dari Exchangeable Image File akan tetapi sering disalah pahami dengan Exposure Information.Kamera akan secara otomatis menyimpan data EXIF dari setiap foto apabila pemotretn dilakukan dengan format JPEG atau TIFF dan data ini akan 'menempel' pda setiap foto. Data EXIF memang menyimpan informasi tentang exposure setting yang kita gunakan saat melakukan pemotretan, selain data alat yang digunakan dan data-data lain yang terkait. Contoh data EXIF dapat dilihat dalam gambar berikut:

Data EXIF dari setiap foto bisa ditampilkan dengan mudahpada File Explorer. Caranya:
  1. Klik file foto yang hendak Anda lihat data EXIF-nya.
  2. Klik kanan pada file foto dan klik Properties
  3. Setelah jendela Properties terbuka, klik Summary
Pada Summary ini ada 2 alternatif:
  1. Simple, yaitu halaman yang hanya menampilkan data singkat seperti judul gile, tanggal pengambilan & pembuat file (author)
  2. Advanced, yaitu halaman yang menampilkan data lengkap seperti contoh di atas
Data EXIF ini sangat berguna untuk melakukan evaluasi pada foto yang Anda buat. Data ini juga dapat digunakan untuk memahami pengaruh yang disebabkan oleh perbedaan exposure setting terhadap foto yang dihasilkan. dengan mempelajari pengaruh setting, Anda dapat menggunakan setting terbaik pada pemotretan selanjutnya, misalnya:
  1. Foto yang blur akibat kamera bergetar saat pemotretan dapat diatasi dengan shutter speed yang lebih tinggi
  2. DiF yang terlalu dalam dapat diatasi dengan memekai bukaan aperture lebih lebar
  3. Noise yang berlebih bisa diatasi dengan menggunakan ISO lebih rendah
  4. dsb.
Anda juga dapat mengevaluasi waktu pemotretan jika ingin memperoleh efek tertentu dengan memanfaatkan ambient light. Data EXIF yang langsung terkait pada setiap foto ini merupakan kemajuan teknologi yang sangat memudhkan. Pada saat masih menggunakan kamera analog, untuk memahami exposure saya harus mencatat setiap perubahan yang saya coba dan mencocokkan hasilnya setelah film dicetak. Pada kamera digital yang kita gunakan sekarang, hanya perlu beberapa klik untuk memperolehnya.

Yang harus diperhatikan, beberapa informasi yang tersimpan dalam data EXIF ini terkait dengan setting pada kamera, misalnya data tentang tanggal & waktu pemotretan. Seorang staf saya pernah lupa mengatur ulang tanggal dan waktu pada kamera sebelum melakukan pemotretan yang digunakan untuk keperluan dokumentasi, akibatnya data EXIF yang tersimpan menyimpan informasi yang salah tentang waktu pemotretan. Ini mungkin tidak menjadi masalah saat ada saksi yang mengetahui, namun apabila digunakan untuk dokumentasi dengan pengarsipan atau sortir berdasar waktu, foto-foto ini mungkin akan tersimpan di folder yang salah.

sumber:http://fotografi-dasar.blogspot.com/2010/02/teknik-data-exif.html

No comments:

Post a Comment