Social Network atau jejaring sosial semakin banyak dibuat untuk digunakan oleh masyarakat umum. Sesuai dengan namanya, layanan ini dibuat untuk meningkatkan hubungan sosial sesama penggunanya. Saat ini situs jejaring sosial yang paling popular adalah Facebook dan Twitter.
Agar dapat maju dan meningkatkan pelayanannya, Search Engine besar dunia, yakni Google turut mengembangkan dan merilis situs jejaring sosial buatannya dengan nama GOOGLE+. Jejaring sosial ini belum tampil untuk masyarakat umum, namun sudah lumayan dikenal. GOOGLE+ menawarkan sebuah fitur baru yang ada di dalam layanannya, yaitu fitur Video Chat.
Tak mau kalah dengan GOOGLE+, kini Facebook turut mengembangkan layanannya dengan menambahkan fitur baru. Kalau Google menciptakan fitur video chat untuk GOOGLE+, maka Facebook berencana membuat fitur Video Calling. Dalam hal ini, fitur Video Calling tersebut turut dibantu dengan dukungan dari Skype.
Keliatannya dengan Facebook yang telah dikenal dan digunakan oleh banyak sekali orang di dunia, peluang Facebook untuk bisa merajai dunia jejaring sosial lebih bagus dibandingkan dengan GOOGLE+ yang masih baru. Namun jika GOOGLE+ lebih banyak menawarkan fitur bagus, maka bukannya tidak mungkin bahwa Facebook dapat mereka saingi.
Sayangnya, Fitur Video Calling di Facebook ini, masih memiliki kekurangan dibandingkan dengan fitur Video Chat yang dimiliki oleh GOOGLE+. Fitur Video Calling yang ada di Facebook hanya bisa digunakan untuk komunikasi dua orang saja, sedangkan fitur Video Chat di GOOGLE+ bisa berkomunikasi lebih banyak, bahkan bisa sampai sepuluh orang sambil menonton video Youtube.
Apabila Anda telah memiliki akun Facebook, Anda bisa mencoba fitur Video Calling tersebut di http://www.facebook.com/videocalling. Kini denga layanan tersebut, Anda bisa berbincang dengan teman Anda. Namun sebelumnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan, nantinya Anda akan diberi petunjuk untuk menginstal aplikasinya terlebih dahulu.. Dan nikmatilah..
Beberapa hari lalu, saya pernah dengar kabar bahwa Perusahaan Skype Technologies telah dibeli oleh Microsoft, nah kini saya dengar kabar lagi bahwa perusahaan rilisan Bill Gates ini berencana akan membeli sebuah perusahaan telekomunikasi besar dunia, yaitu Nokia… wah sungguh kabar yang menggemparkan…
Kemungkinan dibelinya divisi mobile/ponsel Nokia oleh Microsoft menyebar di internet sejak beberapa hari terakhir. Eldar Murtazin, seorang blogger yang pernah berkasus dengan Nokia, kembali membuat berita menggemparkan karena menurut sumber dalam Nokia yang ia peroleh, Nokia akan segera dibeli oleh Microsoft dalam beberapa hari ke depan.
Murtazin melaporkan Nokia akan memulai negosiasi untuk menjual unit telepon mereka kepada Microsoft dalam minggu ini. Murtazin mengatakan kedua perusahaan ingin menutup kesepakatan pada akhir tahun 2011 dan mereka dalam keadaan tergesa-gesa untuk segera menuntaskan kesepakatan tersebut.
Kabar dari Murtazin ini menyebar dengan cepat. Businessinsider.com mempertanyakan klaim Murtazin ini karena Nokia dan Microsoft baru saja bersepakat tentang penggunaan Windows Phone bagi smartphone Nokia terbaru. Terlebih lagi kesepakatan tersebut baru beberapa bulan. Selain itu, divisi ponsel Nokia merupakan penyumbang terbesar pendapatan Nokia selama ini. Hampir 66 persen pendapatan Nokia berasal dari divisi ini sehingga jika divisi ini dijual, Nokia akan membukukan kerugian.
Namun kabar ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena Murtazin terkenal dengan keakurasian berita yang diberikannya, termasuk saat mengatakan Symbian ^3 yang ada pada Nokia N8 hampir sama saja dengan seri Symbian sebelumnya.
Bgr.com melaporkan sebagaimana ia peroleh dari Murtazin bahwa negosiasi akan mulai minggu depan dan hasilnya tidak akan secara langsung dapat dilihat publik. Jika kedua perusahaan bersepakat, hal ini akan selesai pada akhir tahun 2011.
Sebenarnya jika kabar ini benar hal ini tidaklah mengherankan karena Nokia didirikan pada tahun 1800-an sebagai sebuah perusahaan kertas dan memindahkan core bisnisnya beberapa kali sebelum membangun telepon seluler pertama sehingga perubahan arah dengan menjual divisi ponsel mereka tentu sejalan dengan warisan perusahaan ini.
Kabar ini segera ditanggapi oleh juru bicara Nokia, Mark Squires dengan melakukan tweet di Twitter dan mengatakan, "We typically don't comment on rumors. But we have to say that Eldar's rumors are getting obviously less accurate with every passing moment."
Rumor yang dihemburkan Murtazin mungkin saja hanya kabar angin sebab nilai pasar Nokia tidak kurang dari 32 miliar dollar AS, jumlah yang sangat besar tentunya. Namun demikian selalu ada alasan yang masuk akal untuk mendukung kebenaran rumor ini. Apalagi CEO Nokia adalah mantan orang Microsoft.
Seperti sudah banyak diketahui, Microsoft memiliki Windows Phone sebagai sistem operasi ponsel dan ini sudah cukup lama. Namun entah mengapa sistem operasi ini sepertinya tidak memperoleh sambutan di pasar. Eldar Murtazin sendiri mengatakan bahwa sistem operasi milik Microsoft ini sebenarnya sudah gagal.
Microsoft juga bekerja sama dengan beberapa vendor ponsel seperti HTC namun pendapatan lisensi yang diperoleh dari kerja sama tersebut sangat kecil, mungkin hanya 15 dollar AS per ponsel. Pendapatan sebesar itu terlalu kecil untuk perusahaan sekelas Microosoft. Nah, seandainya Microsoft bisa membeli Nokia dan mengintegrasikan perangkat lunak dengan perangkat keras sebaik yang dilakukan oleh Apple Inc. tentu saja Microsoft akan memperoleh pendapatan yang tidak sedikit dari bisnis ini. Hal inilah yang mungkin mendorong Microsoft untuk membeli Nokia, tidak hanya cukup memberikan lisensi WP untuk dipakai Nokia. Dengan memiliki semuanya (Nokia) Microsoft bisa berharap peningkatan penjualan dan tentunya keuntungan.
Melihat rekam jejak Murtazin karena pernah berkasus dengan Nokia, bisa dianggap ini serangan ke sekian kalinya dari Murtazin terhadap Nokia. Namun demikian, banyak orang yang percaya dengan informasi yang diberikan oleh Murtazin sehingga berita akan dibelinya Nokia oleh Microsoft bisa saja menjadi kebenaran dalam beberapa waktu ke depan.
Gambar : google.com
Sumber : tekno.kompas.com/read/2011/05/18/12343438/Nokia.Akan.Dibeli.Microsoft.
Siapa yang tidak tahu tentang nama perusahaan Microsoft, perusahaan rilisan Bill Gates kini semakin popular di kalangan pengguna komputer. Selangkah lagi, Microsoft resmi menjadi pemilik perusahaan internet telepon Skype Technologies. Rencananya, Microsoft akan mengumumkan kesepakatan pembelian tersebut pada Selasa (10/5/2011) ini.
Nilai pembelian Skype tersebut diperkirakan lebih dari 7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 60 triliun. Menurut situs web Wall Street Journal, angka pembelian itu merupakan salah satu nilai akuisisi terbesar yang dilakukan Microsoft dalam 36 tahun terakhir. Microsoft dan Skype enggan menanggapi kabar akuisisi tersebut. Keduanya tidak mau berkomentar soal transaksi ini.
Skype didirikan pada 2003. Perusahaan ini kemudian dibeli eBay Inc pada 2005 seharga 3,1 miliar dollar AS. Tahun 2009 eBay menjual sahamnya ke Silver Lake, Badan Investasi Dana Pensiun Kanada, dan Andreesen Howoritz senilai 1,9 juta dollar AS secara tunai dan sebesar 125 juta dollar AS dengan surat utang. Namun, eBay masih menggempit sepertiga saham Skype.
Tahun 2010 Skype telah mempunyai 124 juta pengguna. Sebanyak 8,1 juta adalah pengguna berbayar. Sebelumnya dikabarkan, Skype juga menjadi perebutan antara Facebook dan Google.
Gambar : google.com
Sumber : tekno.kompas.com/read/2011/05/10/13411659/Microsoft.Beli.Skype.7.Miliar.Dollar.AS